PUISI | Kupu - Kupu Hinggap Di Pucuk Kepala ( A Syaifudin S)

KUPU – KUPU
HINGGAP DI PUCUK
KEPALA
lelah sudah sayap – sayap itu
istirahat hinggap menanti hujan sore lalu
tak kunjung reda sore ini
terlihat bekas sisa air mengalir di lesung pipi
ceritakan semua jika saat itu kau sedang terluka
wajahmu yang murung tak seperti biasa
mendung di kelopak matamu
penghambat musim kemarau yang selalu ku tunggu
terbanglah dan menarilah di langit – langit
terhanyutlah dalam angin sepoi – sepoi yang menghimpit
aku akan selalu menemanimu di sepanjang siang
aku akan selalu bersama tidur panjangmu di sepanjang malam
2019
